tanpa kusadari
aku mampu melihat kilat marah dikedua matamu menatap dalam kedua matamu membuatku sedih aku ingin merengkuhmu dalam pelukanku tapi kamu enggan tuk ku raih hatiku pilu melihatmu bersikap seperti itu aku tak mampu menatapmu kembali , ku rasa air mataku telah berada di pelupuk mataku aku menangis di siang itu tanpa ku sadari tanganmu mengusap lembut kepalaku tanpa ku sadari jemarimu menyisiri tiap helai rambutku membuatku tenang dan merasa hangat aku ingin menatapmu tapi aku takut menemukan kilat kemarahan di kedua matamu saat itu , aku merasa hanya ada kita berdua di dunia yang luas ini tanpa sadar aku mencoba merengkumu kembali dan kamu tidak menolaknya aku bisa merasakan hembusan lembut napasmu saat ini , aku ingin waktu terhenti tapi detik terus berjalan