Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Dua puluh delapan kedua.

Selamat mengulang dua puluh delapan yang kedua kalinya, sayang. Mungkin, suatu saat nanti kelak kamu akan bosan melihatku. Mungkin, suatu saat nanti kelak kamu akan lelah menghadapiku. Mungkin, jalan didepan yang akan kita lalui belum terlihat jelas seberapa beratnya. Tapi kuharap tetap selalu ada kita disuatu saat nanti. Maaf bila terkadang aku memalingkan pandangan pada sekitar. Tapi perlu kamu ketahui sayang, bahwa itu hanya untuk mengeliminasi debar. Dan kepada kamu, sayang. Pada sepasang telapak tangan milikmu, aku titipkan duniaku. Dan semoga cinta kita tak seperti segitiga bentuknya, yang menyelipkan sudut baru untuk dibagi cintanya. Terima kasih untuk hati yang sedang bahagia atas rasa teristimewa yang Tuhan titipkan kepadaku melalui kamu. Kini biar Tuhan yang menentukan cerita dan kita yang menjaga 'kita'. Tertanda, Perempuanmu.

Fairy tale

I wanna be, forever be the angel that you seek And with my wings, I'll hold you lovingly... You must believe, believe that you and I, will always be... So in love just you and me.. till the end so lovingly... Fairy tale-Imeida Teo

Duhai Yang Maha Kuasa

Aku tidak mengerti apalagi yang harus aku katakan, kali ini aku membiarkan aksaraku untuk berkata. Entah dimulainya rasa itu sepertinya sudah cukup lama aku pendam sendirian. Tiba-tiba kamu tiba dan mengubah yang tiada menjadi ada, seperti cinta misalnya. Kamulah tempat pandangan kornea perlahan-lahan berpusat. Kamulah yang mengubah luka menjadi suka. Kamulah yang Kepada kamulah aku mulai belajar kembali menitipkan hatiku. Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa. Kini kuletakkan percaya pada tingkat pertama diatas segalanya. Jika seandainya kecewa lagi-lagi tiba, aku percaya bahwa itu adalah cara Mu mendewasakanku. Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa. Aku percaya bahwa dia pria ku, bila hadirnya membuatku lebih dekat dengan Mu. Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa. Semoga tak hanya aku, dia pun Kau sayangi. Semoga tidak ada lagi hati yang jatuh perlahan...semoga.