Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Hujan dimalam itu

Gambar
Bau tanah yang terkena hujan menggoda indra penciumanku Ku hirup perlahan aroma tanah basah yang begitu menenangkan hatiku Perlahan otakku memutar memory tentang kita sewaktu hujan turun Seolah hujan menjadi titik temu antara kamu dan aku saat itu Hujan pula yang menahan kita untuk duduk lebih lama di perempatan toko itu Ah... Aku merindukan saat-saat berdua denganmu Rinduku seketika menyelinap di sela-sela hujan yang membasahi bumi Saat-saat berdua denganmu begitu sederhana untukku Layaknya hati ini , mencintai dengan cara yang sederhana Seperti hujan yang membasahi bumi "kamu lebih suka kita seperti ini?" Suara diujung telepon itu begitu sarat kepedihan Entah mengapa hatiku pilu dan kedua mataku terasa pedih Suara di ujung telepon itu mampu menyesakkan dada Tak terasa kedua mataku berkaca-kaca Telingaku sudah tidak mampu mendengar ucapanmu Suara ku hilang entah kemana , aku tak sanggup bicara lagi Kuputuskan mengakhiri percakapan itu Perlahan kristal ...

aku , kamu , dia

Gambar
Kuhabiskan hariku membunuh waktu bersamau Cukup tujuh kali dua puluh empat jam bersamamu , untuk mengenal sejauh apa aku mulai mengeti tentang kamu Untuk pertama kali aku sadar betapa menggodanya indera bicaramu Berbicara tentang masa lalumu , keluargamu , dan DIA orang yang kamu cintai Sadarkah kamu saat itu? Sungguh aku tidak mendengar ocehanmu Ingin sedikit ku menyicip harum indah kecupan pertamaku denganmu Apakah kamu tahu? Aku merasa tenang bersamamu ketika ku ucapkan keluh kesahku Aku merasa nyaman bersamamu ketika kau dan aku berjalan beriringan Semua terasa indah ketika bersamamu , tak ada semburat luka yang dulu menyelimutiku Tak pernah terbayangkan setitik luka akan tercipta sedikitpun diantara kita Sadarkah kamu? Ada aku yang menyayangimu tulus tanpa berharap lebih darimu Bisakah hatimu menoleh kepadaku? Andai saja kamu bisa merasakan luka ini Tahukah jika ku akan tetap bertahan untukmu Aku akan bersabar untukmu dan aku berharap sabarku akan meluluh...

aku , kamu , dan sungai yang bebeda

Dulu kita pernah berjalan disungai yang sama Beriak tenang dan tak menentu Menikmati setiap aliran yang kita lalui bersama disungai yang sama Tapi itu dulu.. .tidak untuk saat ini Kini kamu pergi dariku Meninggalkan ku sendiri tuk melalui sungai ini sendiri Kau biarkan aku menikmati aliran sungai ini sendiri Entah menagapa alirannya tak senikmat sewaktu bersama kamu dulu Kini kita tidak berjalan disungai yang sama Kau mengaliri sungai bersama dia sementara aku?mengaliri sungai yang berbeda denganmu seorang diri Apa kau benar-benar mencintainya seperti kamu mencintaiku dulu? Aku menyesal membuat lelaki sepertimu tersiksa olehku Tetapi aku jauh lebih menyesal membiarkanmu memilih yang lain Entah mengapa aku tak pernah bisa berhenti mencintai mu Meski kini kau telah bersama dengan dia Tuhan , aku sangat merindukannya Aku ingin merasakan betapa bahagianya menjadi alasan senyumannya Aku harap dia yang terbaik untuk lelaki sebaik dirimu Jangan ka...

sudut ruang ini

Gambar
sudut ruang ini punya cerita tentang kamu dan aku tentang canda tawa yang tiada tara tentang bahagia yan seolah tak pernah berakhir tentang kesedihan yang pernah menyelimuti kita tentang kebodohan yang pernah kita lakukan sudut ruang ini punya cerita tentang kamu dan aku saat semua mata menatap iri kepada kita saat kebersamaan kita menimbulkan kontroversi saat bisik-bisik mereka mengusik kamu dan aku tapi kamu bungkam dan tak pernah menampiknya kita membiarkan semuanya mengalir tanpa ada batas diantara kita

surat untuk theodore

Hai Theodore... apa kabarmu? mungkin kamu sudah bahagia bersama dia tapi tidak denganku , theo. Apa kamu masih igat aku , theo? Aku yang menemanimu selama 2tahun terakhir ini , sampai akhirnya kamu memilih dia . Hai theodoreku yang gembul , apa kamu tahu? sampai saat ini rasa sayang ini masih sama . Apa kamu tahu ? Aku sakit .. tapi kamu tak sedikitpun memedulikan sakitku. Aku tak pernah mampu mengatakan kepadamu kalau aku sakit , lidahku kelu . Saat aku menulis ini , aku sedang terbaring . Lemah dan rapuh , theo . Hai Theodore... aku ingat semua kata-kata mu saat malam terakhir pertemuan kita . tatapan matamu yang selalu menusuk kebola mataku dan mampu membuat rona merah dikedua pipiku . aku ingat kata-katamu malam itu theo , kata-kata yang menyakiti meski tak secara langsung .walau hanya sesaat , pertemuan itu sakit itu terus terasa theo . itu alasanku mengapa aku berubah , ya karena sakitku . aku belum mampu mengendalikan perasaan ini , theo . hati ini tak pernah meragukanmu , Th...

senja di tepi pantai

Gambar
langitpun berubah menjadi kemerahan tapi aku seolah tak melihatnya aku terus menyusuri bibir pantai angin berhembus manja meniup-niup rambut ku yang kemerahan jejak kakiku perlahan menghilang tersapu ombak deburan ombak yang menyapu pantai membuatku termenung termenung akan dirimu yang jauh disana ya disana...bersama dia hatiku pilu mengingatmu , namun tak ada lagi yang bisa ku perbuat aku layaknya karang yang terus-menerus dihantam ombak sampai kapan aku seperti ini ? tenggelam dalam sakit yang tak pernah ku tahu kapan berakhirnya iringan burung-burung camar mewarnai senja ku deburan ombak yang menjilati bibir pantai mengisi keheninganku mentaripun perlahan kembali keperaduan

hadirnya ubah duniaku

Gambar
hadirnya bagaikan setitik cahaya yang menyinari jiwaku hadirnya bagaikan pelangi yang mewarnai hariku hadirnya bagaikan obat yang pulihkan hariku mata teduh itu menatapku seolah berusaha membaca pikiranku membuatku tersipu malu senyum manis nan tulus itu mampu melelehkan hatiku hati yang sempat membeku tawa renyah nan riang itu mampu menghibur hatiku hati yang sempat hancur dan terinjak hadirnya mengubah duniaku

sampai kapan?

sampai kapan aku terus membohongi hatiku? sampai kapan aku berpura-pura tidak menyayangimu lagi? sampai kapan aku berpura-pura tegar ? sampai kapan aku terus memasang senyum didepan mereka ? walau nyatanya hati ini terus-menerus menahan pedih yang berkepanjangan sampai kapan aku menyembunyikan setiap butiran bening yang menggenang di pelupuk mataku? apa kamu tahu? aku merasa tersiksa oleh bayangmu mataku tak henti-hentinya menatap layar handphone berharap...dan berharap kamu mengabariku apa kamu tahu? aku merasa terluka oleh mimpi-mimpi ku mimpi-mimpi tentang kamu , tentang kita berdua apa kamu tahu? aku merindukan kebiasaan kita saat aku menangis dan kamu memberikanku bahu tuk menangis saat aku takut dan kamu menggenggam erat jemariku saat aku bahagia dan kamu pun turut bahagia apa kamu tahu semua rasa yang berkecamuk dalam hati ini? sampai kapan aku seperti ini?

lagi dan lagi...

lagi dan lagi... air mataku tak mampu ku bendung malam ini butiran kristal itu turun dikedua pipiku sebersit rasa kecewa menyelinap dalam hatiku setumpuk rasa sedih merasuk dalam kalbu apakah kamu tau bagaimana perasaanku? memendam dan terus memendam rasa ini merasakan cemburu dan sakitnya seorang diri tanpa pernah kamu tahu seberapa sering aku merangkai kembali kepingan hati yang telah kamu luluh lantakkan tanpa pernah kamu sadari seberapa banyak goresan dihati ini apa kamu tahu? aku sudah mengurangi egoku dan membiarkanmu memilihnya walau aku tahu itu melukai aku aku membiarkanmu memilih kebahagianmu sendiri sedangkan aku? memilih untuk menunggu kebahagiaan itu lagi dan lagi... tangisku pecah dimalam ini luka ku kembali menganga saat kau putuskan tuk tinggalkanku luka yang dulu ku jahit dengan sebuah harapan tapi kini harapan itu mengabur dan menghilang tanpa meninggalkan jejak sudah beberapa jam berlalu tapi butiran kristal ini tak ku...

setitik cahaya

Gambar
Mata itu seteduh senja Seteduh pertama kali ku lihat dulu Mata itu tak mampu ku pandang Selalu ada rona merah yang muncul di pipi ku setiap kali ku lihat mata itu Senyumanmu mampu menggetarkan relung hatiku Hati yang telah lama mati tersakiti Senyum itu layaknya mentari yang senantiasa menghangatkan Senyumanmu layaknya mangnet yang menarikku untuk ikut tersenyum Senyuman itu telah tersimpan manis dibenakku Tawa itu mampu mengalihkan setiap kesedihanku Tawa itu hilangkan lelahku Tawa itu bangkitkan semangatku Tawamu begitu hangat terdengar digendang telingaku Tawa itu layaknya jantung kehidupanku Hai kamu… Laki-laki yang mengisi hari-hariku , dapatkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Perasaan hangat setiap kali aku dekat denganmu Perasan bahagia setiap kali aku bertemu denganmu Kamu layaknya setitik cahaya yang menandakan adanya kehidupan Kamu layaknya setitik cahaya yang menyinariku Kamu layaknya setitik cahaya yang memberi harapa...

Hei kamu...

Hei kamu... Apa kamu masih ingat aku? Aku kepingan hatimu yang kamu tinggalkan di ujung jalan Aku serpihan hatimu yang mungkin kini tak pernah lagi kau hiraukan Hei kamu... Aku merindukanmu... Merindukanmu seharusnya menyenangkan, mengapa harus aku yang tersakiti? Apa kamu tahu rindu ini begitu menyiksaku? Apa kamu tahu seberapa banyak air mata yang ku tahan saat aku merindukanmu? Bagaimana caranya agar kamu mengerti , aku selalu merindukanmu disini? Hei kamu... Aku ingin kamu selalu ada disampingku Aku tak ingin kamu disampingnya Menyakitkan setiap aku mengingat itu , tapi apa yang bisa aku lakukan? Hati ini terlalu sakit , tapi sesakit apapun hati ini hati ini selalu berlabuh di kamu Hei kamu... Tak perlu kamu melihatku , cukup kamu lihat hatiku Hati yang selalu tulus mencintai kamu Hati yang tak pernah lelah menyayangimu Hati yang tak pernah memaksamu untuk kembali kepadaku Hei kamu... Apa itu yang kamu inginkan selama ini? meninggalkanku begitu saja A...

Tuhan...

Tuhan... terlalu banyak air mata yang ku rasakan sampai saat ini Tuhan... rasanya hati ini pilu untuk mengakui sebuah kenyataan Tuhan... aku ingin terus bersamanya meski jarak memisahkan kami Tuhan... ingatkan dia untuk selalu menjaga hatinya untukku seperti aku yang selalu menjaga hatiku untuk dia Tuhan... jika dia ingin menggantikanku dengan yang lebih baik , ingatkan dia bagaimana aku selalu mencoba menjadi apa yang dia inginkan Tuhan... aku menyayanginya disetiap detik hidupku aku menyayanginya disetiap hembusan nafasku aku menyayanginya disetiap aliran darahku Tuhan... kuatkan aku jikalau nanti dia memilih hati yang lain Tuhan... biarkan dia tahu betapa sayangnya aku kepada dia Tuhan... biarkan aku bersama dia sampai waktu yang Engkau tentukan

aku rindu

melihatmu tertawa lepas membuat hatiku damai melihatmu dari dekat membuat debaran di dadaku kian meningkat melihat matamu yang teduh membuatku merasa teduh aku menemukanmu dirumahNya ... aku tersenyum melihat tingkahmu berlari dan terus berlari menggiring bola ditengah terpaan angin yang terus berhembus ingin rasanya aku menangis didepanmu rindu ini kian menyiksaku , apa kamu tahu? apa kamu juga merasakannya? aku mencintaimu dalam diam aku mencintaimu dalam setiap ketenangan yang kau ciptakan ingin rasanya aku berlari menghampirimi merengkuhmu dalam setiap pelukan yang aku ciptakan sepoi angin meniupkan rambut ikalmu yang kian memanjang bolehkah aku membelai rambutmu? aku rindu... aku rindu canda tawamu aku rindu mata teduhmu aku rindu mendekapmu aku rindu mendengar setiap debaran jantungmu aku rindu kamu yang bernomor punggung tujuh belas

apa kamu dapat merasakannya?

sakit dikepalaku terus berputar tiada henti sakit ini tak kunjung berakhir rasanya aku ingin terus berbaring aku lemah dan tak berdaya sudut di dalm perutku terasa menyakitkan menolak setiap makanan yang akan masuk seolah-olah hendak menyiksaku mukaku pias dan bibirku pucat pasi Tuhan ada apa denganku? sakitku yang kemarin belum sepenuhnya mengering kini aku harus kembali merasakan sakit? sampai kapan aku harus terbiasa dengan semua sakit ini? darahku berdesir mengingat sakit "itu" sakit yang (mungkin tak) sengaja kamu torehkan aku seolah kembali membuka kembali plester yang menutupi luka itu aku seolah kehilangan sebagian ragaku salahku yang terlalu memikirkan ini semua salahku yang tak pernah bisa berdamai dengan hati ini salahku yang tak pernah bisa acuhkan sakit ini apa kamu peduli dengan sakit ini? terlebih sakit karenamu apa kamu dapat merasakannya? aku terlalu lemah untuk kamu cintai

mengenang selatan kota ini seorang diri

selatan kota ini menyimpan banyak kenangan bagiku ditempat inilah dia duduk  menungguku di tempat inilah dia merengkuhku dan melindungiku ditempat inilah aku melihat tatapan teduhnya tatapan yang selalu membuatku tersenyum ditempat inilah dia mengkhawatirkanku ketika hari berubah menjadi senja hari ini aku kembali ketempat ini seorang diri untuk mengenang semua yang telah berlalu kamu tahu? aku menduduki bangku yang dulu kamu tempati sewaktu dulu ditempat ini semua ingatan tentang kamu dan aku terputar kembali andai kamu ada disini melihatku memandang langit dengan sorot mata yang redup andai kamu ada disini merasakan betapa terlukanya aku andai kamu ada disini menguatkan separuh jiwaku yang sempat kamu rapuhkan andai kamu ada disini melihat senyumku yang sangat getir dan jauh dari ketulusan hatiku hancur , tahukah kamu tentang perasaan ini? perasaan yang selalu aku tutupi dan kubuang sejauh mungkin aku tak mampu menguatkan hatiku sendiri , hatiku terluka ad...

aku terus menunggumu

Gambar
hujan telah turun sejak kereta berangkat dari stasiun aku mendesah pelan dan kembali menatap ke arah dahan yang basah berlinangan rintik air hujan dimana kamu? aku terus menunggumu di tempat ini diluar masih hujan, matahari rupanya masih enggan menampakan sinarnya dimana kamu? harus berapa lama lagi aku menunggumu ditempat ini? udara dingin mulai menyergapku sudut mataku sudah mulai menggenang apa kamu merasakan gundah dihatiku? dimana kamu? aku terus menunggumu dibangku peron ini sampai kamu datang menjemputku hari kian gelap dan aku mulai gelisah tak tampang sedikitpun batang hidungmu . aku terus menunggumu.. ditemani puluhan orang yang beralu lalang aku terus menunggumu... ditemani gemericik air hujan yang turun aku terus menunggumu... ditemani laju kereta yang terkadang memecah keheningan aku terus menunggumu... sampai kamu datang menjemputku

aku lelah...

Gambar
aku lelah dengan hidupku aku lelah meredam semua emosi yang bergejolak aku lelah menghapus setiap air mata yang terjatuh aku terlalu lemah untuk semua ini aku ingin berteriak tapi tak ada suara yang keluar dari bibirku lidahku begit kelu aku tak pernah bisa keluar dari "zona nyaman" ku aku terlalu rapuh menghadapi ini semua aku terlalu manja dan belum mampu berdiri diatas kakiku sendiri aku butuh kamu untuk menjadi sandaranku dikala aku lelah dan tak mampu berdiri aku butuh kamu untuk menghapus setiap air mata yang terjatuh ke bumi dengan sia-sia salahkah aku jika aku selalu membutuhkanmu?

aku menyukai semua caramu

aku selalu menyukai caramu menggengam tanganku begitu erat kadang aku sengaja melepaskan genggamanmu , agar kau kembali menarik tanganku aku selalu menyukai caramu membelai rambutku entah mengapa rasanya aku ingin selalu tersenyum ketika kamu membelai helai demi helai rambutku aku suka caramu memperhatikanku lewat sudut matamu begitu teduh dan penuh cinta tahukah kamu? mataku selalu memotret setiap hal yang kamu lakukan aku selalu menyukai caramu mengecup kedua pipiku begitu hangat dan menyenangkan membuat rona merah di kedua pipiku begitu jelas aku suka caramu melindungiku dari terik matahari hal sepele bukan? tapi aku begitu menyukainya aku selalu menyukai caramu memelukku membuatku aman dan nyaman aku selalu menyukai caramu menenangkanku menenangkanku dikala aku sedih dan dikala ketakutan menyergapku tak perlu aku merisaukan apapun selama kau ada di sisiku aku selalu menyukai caramu tertawa renyah ketika bersamaku aku tak ingin seseorang membuatmu tertawa sep...

tanpa kusadari

aku mampu melihat kilat marah dikedua matamu menatap dalam kedua matamu membuatku sedih aku ingin merengkuhmu dalam pelukanku tapi kamu enggan tuk ku raih hatiku pilu melihatmu bersikap seperti itu aku tak mampu menatapmu kembali , ku rasa air mataku telah berada di pelupuk mataku aku menangis di siang itu tanpa ku sadari tanganmu mengusap lembut kepalaku tanpa ku sadari jemarimu menyisiri tiap helai rambutku membuatku tenang dan merasa hangat aku ingin menatapmu tapi aku takut menemukan kilat kemarahan di kedua matamu saat itu , aku merasa hanya ada kita berdua di dunia yang luas ini tanpa sadar aku mencoba merengkumu kembali dan kamu tidak menolaknya aku bisa merasakan hembusan lembut napasmu saat ini , aku ingin waktu terhenti tapi detik terus berjalan

pantaskah aku bahagia?

sakit... hanya kata itu yang mampu menggambarkan lukaku mengetahui seseorang yang selama ini aku cinta , mencintai perempuan lain apa yang harus aku lakukan? berusaha tegar? aku mencoba tegar tapi nyatanya aku tak mampu setegar itu kamu tahu? saat aku menulis ini , air mataku tak sanggup lagi ku tahan ketika aku terus setia , apakah kamu akan memutar balik dan meninggalkanku? pantaskah aku bahagia? setelah beberapa tahun silam dia (yang aku cinta) memilih perempuan lain dan meninggalkanku kamu tahu? hatiku terluka pantaskah aku bahagia? bahagia bersamamu selalu andai kamu merasakan betapa terlukanya aku andai kamu mampu melihat seberapa banyak air mataku yang terjatuh tidak bolehkah aku mencintai dan menyayangimu dengan segenapa hatiku? Tuhan pantaskah aku bahagia bersamanya?

pelangi sehabis hujan

Gambar
Engkau jawab semua tanyaku selama ini Engkau jawab semua gundah dihati ini Engkau jawab setiap air mataku yang terjatuh Engkau membuatku menunggu selama ini Kini ku percaya rencanaMU indah pada waktunya Hilang sudah semua letih dan gundah dihatiku oleh jawabanMU Tak terbuang sia-sia semua air mata yang terjatuh Tak pernah aku menyesal telah meminta dia dariMU Semburat luka dan kecewa terbalas sudah Tak pernah aku menyesal selalu membawa dia dalam setiap doaku Apakah ini sudah saatnya Engkau membalas semua keluh kesahku? Seperti pelangi sehabis hujan Dibalik dukaku tersimpan sukacita yang berlimpah Aku percaya , rancanganMU selalu sempurna there's no rainbow without a little rain

apa maumu?

Gambar
apa maumu? tidak lelahkah kamu membuatku terluka? apa maumu? tidak lelahkah kamu mengukir duka di wajahku? apa maumu? kamu terbangkan aku dengan semua kata kata manismu tapi kamu juga yang menjatuhkanku aku lelah tapi tak mampu untuk menyerah apa kamu tahu? tangisku pecah disetiap malam ketika ku ingat kau dan dia dia yang mencuri ruang kecil dihatimu tak sanggupkah kamu menjaga hatimu untukku? mampukah kamu merasakan apa yang aku rasakan? ku yakin kamu tak mampu meraskan ini , ini lukaku kamu tidak dapat merasakannya aku selalu menutup hatiku dari laki-laki lain apa ini balasanmu untukku? apa kamu tahu? aku selalu (berpura-pura) bahagia aku tersenyum tapi apa kamu tahu hatiku ikut tersenyum atau tidak?

GUE EDITOR SEHARINYA GAGAS MEDIA LHO![Indarty Novarita Manullang]

Judul : Pria dibalik hujan Tagline : Atmosfer hujan selalu mampu membawa seseorang berkelana ke masa lalu Aku menatap langit dan membiarkan wajahku tersiram butiran butiran hujan . Hujan ini perlahan membuka memoriku pada waktu aku menunggu seseorang yang tak pasti datang menemuiku . Saat dimana aku duduk sendirian ditengah lalu lalang orang yang berlindung dari butiran butiran hujan yang mengguyur kota Depok . Aku menatap nanar layar handphoneku , berharap kamu mau menemuiku . Aku kedinginan dalam guyuran hujan saat ini , persis seperti hawa dingin yang merasuk kalbuku ketika aku menunggu kamu yang tak pasti . Aku menunggu dan terus menunggu berharap kamu menjemputku . Mataku mulai memanas dan basah , aku lelah menunggu yang tak pasti . Aku ingin kamu datang menjemputku . kini aku tak tahu arah pulang . Aku duduk disebuah stasiun , mendekap bukuku dan menyapukan pandangan pada orang yang berlalu lalang dihadapanku . Aku berharap kamu ada diantara orang yang berlalu lalang itu ata...

11

mereka bilang , 11 adalah angka istimewa mereka bilang , 11 dilambangkan dengan kejahatan murni mereka bilang , 11 mempunyai makna tanah mereka bilang , 11 merupakan angka keramat bagiku , 11 adalah hari itu , denganmu bagiku , 11 adalah tawa meledak dan tangis yang kubagi denganmu bagiku , 11 adalah sumber inspirasiku bagiku , 11 adalah saat kamu dan aku saling bercermin dan tersenyum bagiku , 11 adalah kamu dan aku menjalani napas demi napas tanpa perlu tahu apa yang dijanjikan Tuhan untuk kita

tentang kamu dan dia

takdirkah yang mengharuskan ku mengenalmu? mengenal kita? takdirkah yang mengharuskan ku mealtih kesabaran ini saat menghadapimu? jujur sampai detik ini pun aku masih memikirkanmu jujur sampai hari ini aku masih suka mengenangmu , mengenang tentang kita mungkin memang hatiku yang begitu lemah sehingga dengan mudahnya aku luluh padamu mungkin memang aku yang telah berharap banyak pada keadaan ini mungkin memang jalannya aku harus kembali tersandung pikiranku kembali melayang kepada dia dia yang dulu menyakitiku dan meninggalkankn dan tak pernah menatapku kembali sakit... hanya itu yang kurasa ketika dia meninggalkanku dan memilih perempuan lain tahukah dia? ketika lukaku mulai mengering , aku kembali menaruh harap padanya tapi dia tidak pernah menatapku disini , dibelakangnya aku menyerah dan memilih untuk meninggalkan dia banyak hal yang harus aku relakan dan ikhlaskan tahun mulai berganti.. sudah tidak ada namanya dihatiku lukaku sudah pulih sepenuhnya oleh ha...

hanya memandangmu...

Gambar
hanya memandangmu dari jarak sedekat ini saja aku sudah merasa tenang walau degup jantungku terus berpacu dengan cepat aku merindukan sosok itu seorang pria gempal dengan sorot mata yang tajam pria itu yang selalu hadir dalam hati dan benakku hanya memandangmu dari balik pohon pun aku sudah merasa bahagia aku tahu kamu tak mampu melihatku disini aku terus memandangmu sampai kamu menghilang dibalik pintu tanpa sadar seulas senyum menghias wajahku aku merindukannya ingin rasanya aku berlari dan mendekapnya sampai kapan aku bersembunyi disini

nyesek..

Gambar
gak tau mesti gimana lagi pas tahu ini pas tahu ini rasanya tuh NYESEK BANGET .  pengen nangis tapi gue tahu gue itu cewek yang kuat dan gak lemah . gue baca ulang lagi itu postingan dan tiba tiba 1nama terlintas di benak gue , secepat nya gue langsung buka banyak tab di hape gue dan mulai menyisiri 1nama itu lewat dunia maya . entah kenapa gue yakin banget sama nama itu , soalnya dulu doi pernah cerita ke **** kalo doi lagi ****** anak lampung . HAHAHAHA gila sakit bangeeeeeeeeeeeeeet! ada saatnya gue boleh nangis kan?seperti saat ini , tiap gue inget itu gue nangis . setelah gue tahu cewek itu siapa , ada perasaan yang bikin gue gak tenang dan kemungkinan kemungkinan lainnya . gue selalu ngerasa dapet firasat buruk dan jarang meleset . gue tau tulisan ini kacau banget , sesuai sama perasaan gue yang kacau juga . 17BULAN GUE GIMANAAA? nyesek bangeeeeeeeeeeeet :(( pengen marah tapi gue gak bisa marah . dari awal mereka kenalan juga gue udah tau gimana , toh gue udah punya fi...

aku benci..

aku benci ketika aku mengetahui sebuah kenyataan yang menyakitkan aku benci ketika aku harus menangis aku benci ketika aku menunjukkan kelemahanku seperti ini harusnya kamu sadar memiliki pecinta hebat seperti aku harusnya kamu bahagia memiliki seseorang yang setia seperti aku harusnya kamu bangga memiliki aku yang selalu menunggumu ingin rasanya aku menyerah dan melepasmu tapi tubuh ini masih ingin bertahan untuk mencintai bahkan menunggumu sampai bumi berhenti berputarkah? atau sampai aku menutup mata dan takkan membukanya lagi? entahlah aku tak tahu.. aku ingin selalu bersamamu , entah sampai kapanpun itu with love Indarty Novarita Manullang

pertemuan pertama

"pertemuan pertama selalu meninggalkan kesan dihati" masih teringat jelas suasana pertemuan pertama kita disaat hujan gerimis turun wajah lugu dan langkah malu-malu dan suasana diam yang membuat sepi diawal kita jumpa masih terbayang dengan jelas , wajah asing di mataku saat itu ketika itu kamu menggunakan kemeja birumu langkah kakimu terasa berat untuk mendekat namun bibir itu tak bisa menutupinya yang begitu mudah tersenyum  sampai kamu mendekatiku senyummu selalu terukir diwajahmu membuat rona pipiku walaupun tak begitu tampak aku malu saat itu... saat itu ada rasa yang berbeda saat kita tertawa bersama saat kamu duduk dihadapanku dan memandangku lagi-lagi aku tersipu malu sampai sekarang aku mengenang pertemuan pertama kita meskipun itu begitu singkat 18 Desember 2010

paris ❤

Gambar
Paris  ❤ all i want is only can be there Dear paris ,  just wait for me . we are going to meet . I promise

aku rindu...

Gambar
kamu hadir dalam setiap detik waktuku dalam setiap lamunanku andai kamu tahu seberapa kuat aku mengharapkanmu untuk ada disini seberapa banyak aku mendoakanmu untuk senantiasa menjaga hatimu untukku dan sekarang aku rindu, rindu akan cahaya yg memancar dari kedua bola matamu yang mampu membuat kedua pipiku bersemu merah aku rindu seulas senyum yang terbentuk dikedua sudut bibirmu yang mampu membuatku luluh akan pesonamu I wish you're here. Hug me, kiss my forehead and with a smile you say, "don't worry dear. Everything will be fine as we're still together"

kamu tahu?

Gambar
kamu tahu? dalam diam aku selalu memperhatikanmu? setiap hari aku menyempatkan diri untuk melihat status facebookmu, timeline-mu, dan tulisanmu di dunia maya disela waktu sibuk ku , supaya aku selalu merasa dekat dengamu . kamu tahu? betapa bingungnya diriku ketika aku tahan berbicara panjang lebar denganmu selama berjam-jam penuh tawa . begitu juga ketika aku tahan mendengarkan segala ocehanmu tentang berbagai hal. ada seulas senyum yang terukir disudut bibirku dan (mungkin) kamu tidak menyadarinya . kamu tahu? setiap percakapan denganmu aku simpan dengan rapi. setiap sms-mu (yang tidak pentingpun) aku simpan, di dalam handphone. semua percakapan denganmu mempunyai banyak kenangan indah dan berarti untukku kamu tahu ? aku selalu mencuri pandang ketika bersamamu untuk melihat sorot matamu , melihat senyummu , dan melihat tawamu . kamu tahu ? aku mecintai setiap waktuku ketika bersamamu kamu tahu? Aku sayang kamu sekarang dan nanti

22 MEI 2012

Aku belajar tegar , tegar menjalani hidup Aku tegar , setegar batu karang Namun , setegar apapun aku Ada masanya dimana aku rapuh dan tak berdaya Seperti saat ini , saat aku tidak mampu berdiri diatas kaki sendiri Saat aku harus menunjukkan betapa rapuh hati ini Saat hati mulai menangis dan tak ada seorangpun yang memberikan sandaran dibahunya untuk ku Hati ini tak mampu berdusta kembali Aku membutuhkan kamu untuk menjadi sandaranku Menjadi bahu saat air mata ini mulai membasahi kedua pipiku Tapi apakah kamu tahu ? aku membutuhkan kamu saat ini Saat air mata mulai turun membasahi kedua pipiku Dalam keheningan malam yang mulai tercipta Kamu pergi begitu saja Kamu tidak tahu bagaimana perasaanku ? Kamu tak akan pernah merasakan sakitnya hati ini Kamu tidak tahu perasaanku..kamu jahat!!! Kamu tidak tahu seberapa hancurnya hatiku saat kamu tinggalkan Tapi aku percaya jatuh cinta ini adalah patah hati yang tertunda sejauh apapun aku dan cinta kita pergi , ini ...

siapa yang tahu ?

hujan turun semakin deras bayangmu terus mengusikku sakit yang aku rasa tak tertahankan aku berlari dan terus berlari ditengah hujan yang turun semakin deras aku menangis diantara derasnya hujan siapa yang tahu ? tak seorangpun tahu aku menangis di malam itu

aku mampu menjadi pemain kata yang hebat

aku rindu saat kita memainkan kata bersama menyatukan hati lewat kata kata yang kita lantunkan seperti yang pernah kita lakukan dahulu kamu yang menjadi alasanku untuk terus memainkan kata kata ini sekalipun aku tahu kamu tak akan pernah membacanya tahukah kamu ? tak jarang aku habiskan air mata ku ini ketika aku memainkan kata demi kata untukmu ini adalah luapan perasaan yang tak sanggup lagi aku katakan ingatkah kamu akan ucapanmu ? aku mampu menjadi pemain kata yang hebat jika aku mau dan kamu senantiasa mendukungku tapi kini aku putus asa ketika kamu mulai berkata lain -8 Mei 2012-

berapa banyak ?

aku merindukan sela-sela jari yang mengisi jemariku aku merindukan tawa bahagia saat dia bersamaku maukah kamu hadir dihadapanku ? mengisi setiap sela jemariku yang hampa terputar rekaman yang ada diotak ku saat kita bertengkar hebat , saling menangis dan tersakiti karena saat itu kita saling memiliki berapa banyak mata yang aku keluarkan diam-diam hanya karena kata "putus" yang kamu keluarkan ? berapa banyak kesalahan yang aku tolerir karna aku tak mau kehilanganmu ? berapa banyak amarah yang ku tahan hanya karna aku tak ingin menyakiti mu dengan kata kata kasarku ? aku selalu memilih diam saat amarahku mulai hinggap , karna ku tahu perkataan saat aku marah adalah perkataan yang akan aku sesali ketika aku memikirkanmu bersama teman-temanmu sedang bersenda gurau terselip rasa cemburu dihati yang membahagiakanmu (mungkin) banyak , tetapi hanya aku yang lebih bahagia saat kamu bahagia dan jauh lebih sedih saat melihatmu sedih kamu tahu tidak ? aku m...

inikah yang dinamakan rindu ?

Gambar
angin sejuk kota ini menerpa wajahku semilir angin mulai menyapu rambutku yang ku biarkan digerai mataku terus menatap layar handphoneku entah mengapa bayanganmu terus mengganggu benakku sedari tadi seharusnya aku dapat menikmati hari liburku yang (sangat) jarang kutemukan dibalik kesibukanku aku mencoba melepaskan diri dari belenggu bayanganmu tapi bayang itu terus menggangguku aku mengharapkan hadirmu walau hanya dalam kata tak sadarkah kamu ? aku merasa kesepian... seolah-olah hati ini tak bertuan dadaku kian sesak jika mengingat bayangmu bibirku bergetar hebat kala terlintas namamu dibenakku ku rebahkan tubuhku direrumputan dan ku biarkan mataku terpejam merasakan suasana kota ini kota ini jauh dari tempatmu berada berkilo-kilo meter jarak yang terbentang antara kita saat ini lagi-lagi bayangmu mengusik ku rasanya aku ingin menangis mengingatmu , sedangkan dirimu (mungkin sedang) tidak mengingatku saat ini inikah yang dinamakan rindu ? '' missing som...

pertemuan pertama kita

Gambar
hujan ini mengingatkan ku pada pertemuan pertama kita pertemuan satu setengah tahun yang lalu pertemuan yang sederhana tapi membekas dihati kita ah bukan dihati kita mungkin lebih tepatnya dihatiku seorang apakah pertemuan itu akan menjadi pertemuan terakhir kita ? aku melihat siluet mu menghilang dibalik rintik hujan yang turun akankah ada pertemuan untuk yang kedua kalinya ? entah mengapa aku sangat menginginkan pertemuan untuk kedua kalinya denganmu apa mungkin aku jatuh cinta kepadamu ? jatuh cinta kepadamu begitu menyenangkan, seperti meringkuk dalam selimut hangat pada malam yang hujan seperti coklat panas yang menghangatkan tubuh ketika dingin menusuk hingga ke tulang rusuk aku ingin kau tahu, diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu- ribu rintik hujan aku ingin hari depanku selalu bersamamu. aku mencintaimu. selalu. dan, mereka tak perlu tahu…

gemercik hujan

mata kita saling menatap raga kita terpaku dalam diam hanya gemericik hujan yang terdengar kita sama sama diam dan berbagai pikiran mulai berkecamuk dikepala kita aku takut.. tapi rindu ini berhasil mengalahkan rasa itu semakin aku melangkah dan dekat denganmu hatiku terasa berhenti berdetak oh Tuhan ada apa denganku ? aku ingin tersenyum seperti pertemuan pertemuan kita sebelumnya aku ingin memelukmu tapi logikaku menahannya ada semburat rasa marah , kecewa , sedih disorot wajahnya itu aku menatap wajah itu lebih dalam apakah kamu habis menangis ? hatiku pilu dan tak tahan untuk memelukmu aku tak kuasa menatapmu aku tak kuasa melihat genangan dimatamu wajah itu terlalu lelah menahan amarah kita larut dalam diam yang berkepanjangan membiarkan gemericik hujan memecah keheningan yang tercipta tanpa sadar kamu menarik aku dalam pelukanmu pelukan hangatmu yang mampu mencairkan semua ketakutanku aku ingin selalu ada dalam setiap pelukanmu setiap detik dihidupmu.. aku b...

ujung pisau

seperti ujung pisau yang terlalu sering diasah semakin tajam dan semakin menyakiti siap menusuk dan merobek sampai tiada bersisa seperti ujung pisau yang memotong urat nadi membuat mati rasa dan membiarkan darah berceceran meninggalkan bekas luka

kepada siapa ?

aku lelah menatap bayangmu malam ini seolah ini tanda perpisahan aku lelah menebak jalan pikiranmu dikala kamu tak mau berkata kepadaku apa yang tengah kamu rasakan aku lelah memendam emosi yang tiap hari ku rasakan ingin rasanya melampiaskannya tapi kepada siapa ? aku tak tega melampiaskan itu semua kepada seseorang yang aku sayang ataupun orang yang baru ku kenal kepada siapa aku berkeluh kesah ? aku kian menutup diri dari lingkunganku mencoba tegar dengan semua yang aku hadapi walaupun terkadang linangan air mata kerap membanjiri kedua kelopak mataku kepada siapa aku membagi cerita ? ketika seseorang yang kubutuhkan tak mau mendengarkanku apa aku terlalu egois ? menahan semua orang termasuk kamu untuk selalu ada buatku aku menahan semuanya dimalam yang sunyi ini dengan linangan air mata yang membasahi kedua kelopak mataku Tuhan aku terlalu sakit untuk merasakan ini semua

bintang bintang enggan menyapaku

Gambar
terang bulan menghiasi langit malam ini bintang-bintang enggan menyapaku mereka memilih bersembunyi dibalik awan seperti dirimu... enggan menyapaku dengan rangkaian kata kata manismu rangkaian yang selalu kunanti ditiap detik hidupku rangkaian yang selalu membuatku tersenyum tipis tanpa kamu sadari aku merasa bodoh... setiap kali aku menatap layar handphoneku dan tidak menemukan namamu dilayar handphoneku semburat kecewa mulai menghiasi wajahku yang dulu selalu tersenyum tipis ketika menemukan namau dilayar handphoneku aku sadar aku yang memulai ini semua aku yang membuat dirimu tergores karna perilakuku aku yang membiarkan kesepian membunuhmu aku yang kamu banggakan , (tak sengaja) tega menggoreskan itu semua kini aku merasakan apa yang kamu rasakan aku yang terbunuh sepi di malam yang sunyi aku yang berusaha membunuh rindu yang tiap kali menerpaku kini aku sendiri tanpamu apa kabar dirimu , sayang ? i miss you

hujan ini mengingatkanku kepada seseorang yang ku tunggu dan terus ku tunggu

Gambar
aku menatap langit dan membiarkan wajahku tersiram butiran butiran hujan . hujan ini perlahan membuka memoriku pada waktu aku menunggu seseorang yang tak pasti datang menemuiku . saat dimana aku duduk sendirian ditengah lalu lalang orang yang berlindung dari butiran butiran hujan yang mengguyur kota Depok . aku menatap nanar layar handphoneku , berharap kamu mau menemuiku . aku kedinginan dalam guyuran hujan saat ini , persis seperti hawa dingin yang merasuk kalbuku ketika aku menunggu kamu yang tak pasti . aku menunggu dan terus menunggu berharap kamu menjemputku . mataku mulai memanas dan basah , aku lelah menunggu yang tak pasti . aku ingin kamu datang menjemputku . kini aku tak tahu arah pulang . aku duduk disebuah stasiun , mendekap bukuku dan menyapukan pandangan pada orang yang berlalu lalang dihadapanku . aku berharap kamu ada diantara orang yang berlalu lalang itu atau bolehkah aku berharap kamu datang dibawah butiran butiran hujan yang turun perlahan . aku melihat ...

tangisku pecah bersama hujan yang turun semakin deras

Gambar
ada emosi yang tak sanggup terucap . ada tangis yang tak mampu pecah . aku berharap seseorang mengerti hatiku . entahlah sudah seberapa sakit yang kutanam dihati dan kini tlah berbuah sakit yang lain . entahlah sudah seberapa banyak butiran butiran airmata yang terjatuh dan tak sanggup kutahan . entahlah sudah seberapa sabar yang aku paksakan untuk tidak mengumpat kata kata kasar . aku selalu mencoba tegar tapi untuk saat ini aku sudah tak setegar karang ditengah deburan ombak . aku rapuh bagaikan dedaunan yg mulai gugur . hujan rintik rintik mulai turun membasahi kota ku , sama seperti air mataku yang mulai turun membasahi kedua pipiku . lidahku kelu , ingin rasanya aku menangis meraung raung tapi apa daya aku tak sanggup . saat ini mungkin kamu tersenyum ceria dengan indahnya hari yang kamu rasakan , aku pun juga tersenyum tapi tidak senyum ceria melainkan senyuman miris yang kurasakan . aku ingin meluapkan emosiku tp aku tidak mampu melakukannya , aku hanya mampu menangis . tanda ...

aku mencintai (aksara) mu

dalam euforia embun pagi disaat matahari masih terlelap aku tak sengaja melihatmu dari masa laluku . masa lalu akan kecintaanku padamu . aku membiarkan (kecintaanku akan) kenangan itu menguap bersama emosi yang dulu pernah tercipta . Dulu aku mencintaimu dalam diam karna aku tau kamu telah dengannya . aku ingat saat aku berkata "ku yakin suatu saat nanti akan datang masa — ku yakin kau berubah" . Saat itu kamu pun berubah , saat dimana kamu berubah dan melihat ku . melihat kecintaanku padamu dalam balutan aksara yang kutujukan tanpa menyertakan namamu . kita sama sama menyadari aksara aksara yang kita buat itu tapi kita menutup dan memilih untuk menyimpannya . aku mencintai rangkaian aksaramu dan mencoba menebak hatimu lewat rangkaian aksara itu . kita mencoba saling memahami lewat rangkaian aksara itu . sampai akhirnya dia menghapus rangkaian rangkaian aksara aksaramu dan kamu kembali tak melihatku . aku menangis dalam hati dan dalam keheningan yang mencekam . menghapus aks...

apa kamu bisa bercanda dan tertawa lepas ketika bersamaku ?

aku terbangun dari tidurku yg lelap berharap pesanmu mampir dihandphoneku tapi itu semua sia sia , tak ada pesan darimu dihandphoneku pikiran tentangmu kini berkecamuk diotakku hei apa yang sedang kamu lakukan ? semarah itukah kamu padaku ? aku menatap nanar layar handphoneku yang bertuliskan namamu tanpa ku sadari aku tersenyum kecut rasa sesak mulai merasuk dihatiku apa maksudmu ? kamu bersenang senang dengan duniamu bercanda dan tertawa lepas dengan perempuan perempuan lain terselip rasa iri dihati ini apa kamu bisa bercanda dan tertawa lepas ketika bersama ku? apa kamu hanya bisa bercanda dan tertawa lepas bersama perempuan lain ? aku sakit bahagia melihat kamu bahagia walau bukan bersama aku

ah kamu lagi

suara musik yang saling berdentum keras dan memekakan telingaku membuatku tersadar ah kamu lagi kamu seolah menerbangkan separuh jiwaku separuh ditempat ini dan sisanya ada bersamamu apa yang kulakukan ditempat ini ? aku kira tempat ini dapat mengobati lukaku aku kira tempat ini dapat mengusir sepi yang tiap hari kian melandaku aku kira minuman ini dapat menenangkan hatiku tapi aku salah , minuman ini hanya menenangkan (sedikit) jiwaku aku ingat saat kamu melarangku untuk minum minuman ini katamu ini tak baik untuk tubuhku tapi tanpa sadar aku selalu menggenggam minum ini ah kamu lagi ternyata di tempat ini dengan suara musik yang berdentum keras dan minuman yang ku genggam saat ini tidak mampu membuatku mengusir kamu dari hati dan pikiranku tempat ini kian menyesakan kepulan asap rokok mengganggu penciumanku aku anti dengan bau itu aku ingin bau aroma tubuhmu yang terkadang terus mengusik hatiku bau aroma tubuh yang tak dapat aku ungkapkan dengan kata tapi hanya bi...

kesalahanku yang (mungkin sangat) besar

aku kira aku mampu berhenti merindukanmu aku kira aku mampu melanjutkan hidupku aku kira tanpamu aku baik baik saja tapi semua salah , semua tak seperti yang aku kira disana (mungkin) kamu (berusaha) berhenti merindukanku disana (mungkin) kamu (berusaha) melanjutkan hidupmu tanpa diriku disampingmu disini aku berusaha menekan rindu yang terkadang menyelinap dihati dan pikiranku aku tidak pernah berhenti menyayangi dan mencintaimu tapi aku hanya berhenti menunjukkannya aku (berpura pura) tidak peduli lagi terhadap dirimu kesalahanku yang (mungkin sangat) besar adalah ketika aku melepasmu tanpa ada (sedikit) usaha mempertahankanmu with love peri kecil yang merindukanmu

sayang yang (tak pernah) terkikis waktu

hai mantan kekasihku hari ini kembali aku merindukanmu dengan segenap hatiku , apakah kamu juga merindukanku ? hai mantan kekasihku aku berharap kamu ada disini mendekapku dan menggenggam jemariku dengan penuh proteksi aku masih ingat bau tubuhmu yang selalu diam diam menyeruak begitu saja ketika rindu menerpa hai mantan kekasihku aku masih ingat tatapanmu yang mampu mendebarkanku aku bahagia bersamamu meski tak jarang sakit melanda hai mantan kekasihku aku menulis ini semua ketika langit berubah menjadi kelabu dan rintik rintik air mulai berjatuhan mengingatkanmu akan masa ketika aku berada ditempat itu ketika kamu mengecup bibirku dengan lebut dibawah suara rintik rintik hujan yang berjatuhan rintik rintik hujan itu seolah menjadi saksi bisu diantara kita hai mantan kekasihku sayang yang kupunya (takkan pernah) terkikis waktu sayang yang kupunya (takkan pernah) berkurang meski sayang yang kamu punya mulai terkikis waktu dan berkurang aku tak sudi memanggil...

rindu

Gambar
kamu menghilang dalam balutan langit malam sepoi angin dalam pekat malam menusuk kalbuku tahukah kamu ? kalau aku masih membutuhkanmu disini tahukah kamu ? aku masih menyimpan rindu ini dibenakku tahukah kamu ? aku selalu menangis di dinginnya malam kala aku mengingatmu tahukah kamu ? aku masih menyimpan sayang yang sama saat kamu meninggalkan aku tidak..sayang itu tidak sama saat kamu tinggalkan aku tapi sayang itu terus bertambah apa kabarmu malaikat pelindungku ? disini aku sangat berharap kamu merindukanku walau rindumu tak sebanding dengan rinduku apa kabar hatimu malaikat pelindungku ? masihkah hati itu mengukir namaku ? seperti hatiku yang masih mengukir namamu aku yang selalu merindukanmu

berharap kabar darimu , pria bermata sipit yang mempunyai senyum menawan

Gambar
ruang ini cukup terasa asing bagiku . dari sudut ruang ini aku mendengar canda tawa mereka , berceloteh riang tanpa merasakan beban . suara suara mereka memenuhi ruangan ini . aku merasa hampa , bukan kehampaan di ruang ini melainkan kehampaan dihatiku . aku menatap nanar pada handphoneku . berharap benda itu bergetar dan menampakan namamu di layar itu . "aku kangen kamu , beri aku kabar ketika kamu sudah terbangun dari tidurmu itu " ucapku dalam hati . aku tahu mungkin kamu tak mendengar ucapanku. angin diluar berhembus begitu kencang , langitpun mulai menjadi kelabu . matahari pun enggan tuk menampakan cahayanya . rindu.. mungkin itu yang ku rasakan saat ini . aku masih sangat  berharap benda asing itu bergetar dan menampakn namamu di layar itu . jam pun terus berlalu . haruskah aku terus barharap akan hadirnya namamu di handphoneku ? hey pria pria bermata sipit yang mempunyai senyum menawan .. aku merindukan dirimu saat ini , bayangmu mampu meng...

180112

selamat ulang tahun indarty novarita :'D Page 18 of 366 16tahun , gue udah (cukup) besar dengan bertambahnya umur gue . Thanks God I still alive in my birthday :') walaupun terselip rasa kecewa gue hari ini tapi gak ngurangin rasa bersyukur gue . kecewa , waktu gue tau pacar gue (nyaris) lupa sama ulang tahun gue . doi malah nanya sama adek adekan gue cuma karena gue bilang "ulang tahun aku masih lama" , seakan dia gak yakin gituuuuu :((  tahun lalu mama papa yg (nyaris) lupa . mungkin buat lo ini cuma tanggal biasa , tapi buat gue ini bukan tanggal biasa . 18 Januari , cuma ada setahun sekali jadi wajar aja . mungkin bener , cewe lebih peka sama suatu tanggal yg ada chemistry nya tapi cowo engga . gue juga yakin cowo lupa saat mereka ketemu cewe itu pertama kali kapan , dimana , dll  'andai aku gak buat tweets tentang ulang tahun apa kamu masih ingat ulang tahunku ?' terlintas kalimat yang ingin gue katakan langsung tapi gue gak mampu :') gue takut lo ter...