gemercik hujan

mata kita saling menatap raga kita terpaku dalam diam
hanya gemericik hujan yang terdengar
kita sama sama diam dan berbagai pikiran mulai berkecamuk dikepala kita
aku takut..
tapi rindu ini berhasil mengalahkan rasa itu
semakin aku melangkah dan dekat denganmu hatiku terasa berhenti berdetak
oh Tuhan ada apa denganku ?
aku ingin tersenyum seperti pertemuan pertemuan kita sebelumnya
aku ingin memelukmu tapi logikaku menahannya
ada semburat rasa marah , kecewa , sedih disorot wajahnya itu
aku menatap wajah itu lebih dalam
apakah kamu habis menangis ?
hatiku pilu dan tak tahan untuk memelukmu
aku tak kuasa menatapmu
aku tak kuasa melihat genangan dimatamu
wajah itu terlalu lelah menahan amarah
kita larut dalam diam yang berkepanjangan
membiarkan gemericik hujan memecah keheningan yang tercipta
tanpa sadar kamu menarik aku dalam pelukanmu
pelukan hangatmu yang mampu mencairkan semua ketakutanku
aku ingin selalu ada dalam setiap pelukanmu
setiap detik dihidupmu..
aku berharap waktu berhenti
aku ingin lebih lama lagi denganmu
jangan pernah lepaskan pelukanmu
karna ini yang selalu aku rindukan
sorot mata yang hangat
dan pelukan hangat yang selalu memancarkan kekuatan untukku

gemercik hujanpun menjadi saksi bisu diantara kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baskara

Biar aku hangus sendiri

Pernah