Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

Terima kasih

Terima kasih... Karena sudah menyayangiku. Karena sudah menerimaku apa adanya. Karena kamu sempat mempercayakan hatimu kepadaku. Terima kasih... Untuk setiap waktu yang kamu sediakan untukku. Untuk setiap pundak yang kamu berikan ketika aku merasa lelah. Untuk setiap pelukan yang mampu menenangkan hatiku. Untuk setiap kecupan dikening, dipipi. Untuk hari-hari yang menyenangkan yang telah kita lewati bersama. Untuk setiap khayalan untuk masa depan yang sering kita ciptakan. Untuk setiap canda tawa yang mewarnai hariku. Untuk setiap kemesraan yang kamu ciptakan. Untuk setiap kesabaranmu menghadapiku. Terima kasih... Sudah mengirimiku pesan "selamat pagi" ketika aku terbangun dipagi hari. Sudah mengingatkanku untuk tidak lupa makan. Sudah mengenalkanku pada dunia baru yang belum pernah aku sentuh. Terima kasih sudah berusaha menjadi yang terbaik untukku. Kamu mungkin belum menjadi yang terbaik untukku tapi kamu hanya ada satu. Dan aku hanya mau kamu yang s...

Setahun yang lalu

Di antara hujan yang semakin deras, kulihat segalanya terlalu indah. Dulu, pernah aku tertawa habiskan momen-momen bahagia bersamamu. Kita suka membuang waktu untuk sekedar bercanda, bercerita, dan mengumbar kata mesra berdua. Kita suka saling mengejek dan mencela. Kita juga suka saling menggoda dan manja. Setahun yang lalu, kita masih berusaha belajar untuk lebih dewasa dan saling memahami. Tapi sekarang? Dengan kata kasarku, dengan perlakuan tidak sopanku. Aku membiarkanmu terpuruk dan terluka menyadari bahwa aku tidak sebaik saat pertama kita jumpa. Membiarkanmu berbalut perih mengetahui aku bersenang-senang dengan lelaki dan itu bukan kamu.  Memoriku berputar lagi, kembali ke masa itu, bulan terakhir setahun lalu. Masih ingatkah kau, pernah ada kita di sana, menghabiskan senja hingga nyaris malam dengan balutan seragam kita. Keheningan malam yang menjadi saksi ketika kamu mengaitkan jemarimu dijemariku.