Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Tak apa

  Aku ingin memelukmu... Memeluk dirimu yang mulai lelah Dan berharap lelahmu pergi menghilang Aku ingin memelukmu... Memeluk semua masa lalumu Supaya tidak ada sakit hati dan dendam dihatimu Aku ingin memelukmu... Berharap kuatmu kau letakkan dulu perlahan Aku merasakan semua bebanmu tidaklah mudah Aku merasakan setiap kata dan perilakumu ada semua makna Kau yang ingin aku genggam dan peluk Canda tawamu terbentuk dari luka-luka yang kau kubur didasar paling dalam Yang kau peluk erat supaya tidak ada yang dapat melihatnya Tak apa, aku tetap sabar Tak apa, aku tetap menunggu Tak apa, bila aku lupa diri Tak semudah itu bagiku untuk meninggalkanmu

Kabar

 Kabar... Satu kabar berjuta makna Kabar... Mengajar kita untuk sadar Mana yang menjadi sebuah prioritas Kabar... Mengajar kita untuk sabar Hati-hati dengan orang sabar Dia tidak pernah menuntutmu banyak hal Tapi kepergiannya akan terasa lebih sakit, daripada yang kamu bayangkan

Manusia biasa

Sebagian orang terbiasa menahan tangisan Dipaksa tegar oleh keadaan Sedikitpun tidak boleh lengah dan lemah Padahal...hatinya sudah hancur berantakan Tidak ada lagi dinding dinding pertahanan Tidak lagi mempunyai kekuatan untuk sekedar bertahan Orang-orang tidak bisa melihat wajahnya yang babak belur Babak belur oleh air mata yang sudah tidak terbendung Melapisi setiap kesedihan, emosi, dan amarah dalam kalimat-kalimat baik nan manis Jauh dari sebuah umpatan dan makian Selalu diam saat semua amarahmu meledak Bukan berarti cukup kuat untuk menjadi tameng Dan menahan setiap peluru amarahmu yang selalu kau lepaskan kepadaku Yang terlihat tangguh belum tentu tidak pernah rapuh Yang terlihat kuat belum tentu punya banyak tenaga Tidak perlu mengerti semua, cukup pahami Cukup menjadi manusia biasa