Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Remedi

Mengulang bagi ku tidaklah mudah Ketika hatiku pernah dibuat sebegitu hancur dan patah Percayaku kian terkikis Trauma masa lalu terlalu kuat dalam memori Cukup pernah ada dibelakang Biarlah berlalu bersama hari lalu Maaf, bukan bermaksud bersikap munafik Mengulang bagiku tidaklah mudah Mengulang kesalahan memenuhi ekspektasi Memperpanjang waktu yang tak berdasar Mengikat, mundurkan, dan berpisah

Menyelamatkan rasa senang

Kau ingin menyenangkannya, tapi ia tak pernah memintamu Kau menjaga hatinya, apakah ia melakukan nya juga? Kau menjaga tutur katamu, apakah tutur katanya sering menyakitimu? Apakah hari-harimu lebih berwarna sekarang? Apakah hari-harinya lebih berwarna sekarang? Waktumu untuknya, apakah waktunya untukmu? Pada akhirnya m ereka memilih untuk tidak melakukan apa-apa karena ingin menyelamatkan rasa senang itu Supaya yang berbekas cuma rasa senang

Memeluk luka

Kau punya luka, lukamu dapat ku selami Lukamu dapat ku gali Ku punya luka, lukaku tidak dapat kau selami Lukaku tidak dapat digali Lukaku jauh ku simpan dipalung hati terdalam Lukaku bisa mencuat kapanpun dia mau Namun... Hari ini lukaku kembali basah Aku memeluk diriku sendiri Berusaha menutupnya perlahan dan membiarkannya mengering walau enggan Lukaku akan tetap seperti itu

2022

Sudah bulan ketiga ditahun ini, dan aku kembali menulis, setelah sekian lama menjadi draft di blog ini Ya, kembali setelah merapihkan hidupku dan mengumpulkan beberapa puing puing kekuatan Aku selalu melarikan diri sejak tahun itu Aku takut... Aku takut hal-hal gila seperti itu terjadi kembali Hari dimana tubuhku terkikis habis dalam kurun waktu 2 minggu Hari dimana tubuhku tidak banyak merespon makanan yang aku suka Hari dimana disetiap malam dan pagi menjelang badanku mulai bergetar hebat Halusinasi dan mimpi burukku kian menguat Sulit membedakan mana mimpi, dimana kenyataan Memulai hari dengan tertatih tatih dan berusaha tersenyum Dengan mata sayu dan kepala berat Dengan pikiran-pikiran negatif yang selalu menghantam Hari itu aku kehilangan arah, semua dimulai dari sana Hari dimana aku menghabiskan hari-hariku dengan melanglang buana Kehilangan sebuah ambisi dan rencana-rencana yang selalu ku susun dengan rapi Hari dimana pertama kali aku memutuskan untuk tidak bekerja Aku memilih u...