Aku menyukaimu tanpa kau sadari
Hai... Tadi pagi aku memikirkannya didepan cermin dengan menatap kantung mataku yang semakin menebal akibat terlalu banyak begadang. Terlalu banyak percakapan yang kita lakukan hingga pagi menjelang . Terlalu banyak tanya yang kau hadirkan dalam benak ku, Mengapa disetiap lelahmu, masih kau sempatkan untuk mendengar ocehanku? Mengapa selalu ada ucapan "selamat pagi" mu mengisi kotak masukku? Mengapa kamu membuat hatiku berbelok kepadamu bukan kepadanya? Tak ada seorangpun yang tau bahwa kau sempat merebut rasa ini. Tuhan memang Maha pembolak-balik kan hati manusia. Memang sulit jika rasa disandingkan dengan logika. Terlalu banyak canda yang terjadi diantara kita. Sampai-sampai tak jelas mana maya, mana nyata. Mana canda, mana fakta. Sudah terlalu larut membicarakan kita yang bahkan tidak pernah menjadi kita. Mungkin aku mulai menaruh rasa kepadamu. Aku menyukainya tapi aku tidak pernah menuntut agar dia balik menyukai ku. Aku bukan Tuh...