Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Aku menyukaimu tanpa kau sadari

Hai... Tadi pagi aku memikirkannya didepan cermin dengan menatap kantung mataku yang semakin menebal akibat terlalu banyak begadang. Terlalu banyak percakapan yang kita lakukan hingga pagi menjelang . Terlalu banyak tanya yang kau hadirkan dalam benak ku, Mengapa disetiap lelahmu, masih kau sempatkan untuk mendengar ocehanku? Mengapa selalu ada ucapan "selamat pagi" mu mengisi kotak masukku? Mengapa kamu membuat hatiku berbelok kepadamu bukan kepadanya? Tak ada seorangpun yang tau bahwa kau sempat merebut rasa ini. Tuhan memang Maha pembolak-balik kan hati manusia. Memang sulit jika rasa disandingkan dengan logika. Terlalu banyak canda yang terjadi diantara kita. Sampai-sampai tak jelas mana maya, mana nyata. Mana canda, mana fakta. Sudah terlalu larut membicarakan kita yang bahkan tidak pernah menjadi kita. Mungkin aku mulai menaruh rasa kepadamu. Aku menyukainya tapi aku tidak pernah menuntut agar dia balik menyukai ku. Aku bukan Tuh...

8 Januari 2014

Sebelum peristiwa manis itu terjadi, aku sadar bahwa peristiwa itu akan berlalu. Maka aku merekam semuanya dalam benakku. Mari kita mulai memutar rekaman itu...iya semua rekaman tentang kamu. M alam ini semuanya sibuk mempersiapkan sebuah event, matahari tidak lagi menampakkan cahayanya. Semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Semua orang sibuk mempersiapkan event yang tinggal dua hari itu. Malam ini entah mengapa mataku terus memandangmu lekat. Aku menyukai mata itu, sejak pertemuan pertama kita. Malam ini seolah dewi fortuna sedang berpihak padaku. Malam ini kita keluar bersama...iya bersama. Kamu dan aku diatas motor yang sama, menembus gelapnya malam. Banyak celoteh yang kau lontarkan, sungguh berbeda dengan pertama kali kita bertemu. Malam ini kau begitu semangat menceritakan sebuah penangkapan paus di Pulai Lamalera. Sorot matamu entah mengapa berhasil meluluhkan hatiku. Jarum jam sudah berada diangka sebelas, sebentar lagi jam berhenti diangka dua b...