8 Januari 2014

Sebelum peristiwa manis itu terjadi, aku sadar bahwa peristiwa itu akan berlalu.
Maka aku merekam semuanya dalam benakku.
Mari kita mulai memutar rekaman itu...iya semua rekaman tentang kamu.

Malam ini semuanya sibuk mempersiapkan sebuah event, matahari tidak lagi menampakkan cahayanya.
Semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.
Semua orang sibuk mempersiapkan event yang tinggal dua hari itu.
Malam ini entah mengapa mataku terus memandangmu lekat.
Aku menyukai mata itu, sejak pertemuan pertama kita.

Malam ini seolah dewi fortuna sedang berpihak padaku.
Malam ini kita keluar bersama...iya bersama.
Kamu dan aku diatas motor yang sama, menembus gelapnya malam.
Banyak celoteh yang kau lontarkan, sungguh berbeda dengan pertama kali kita bertemu.
Malam ini kau begitu semangat menceritakan sebuah penangkapan paus di Pulai Lamalera.
Sorot matamu entah mengapa berhasil meluluhkan hatiku.

Jarum jam sudah berada diangka sebelas, sebentar lagi jam berhenti diangka dua belas.
Sudah selarut ini tapi semua orang masih sibuk dengan kegiatannya.
Aku meminta seseorang mengantraku pulang, tapi dia enggan untuk pulang.
Sudahlah tidak ada salahnya menunggu beberapa menit lagi.
Menit demi menit pun berlalu, aku sudah merasa lelah.
Entah mengapa jariku mulai mencari namamu didalam kontak handphoneku, padahal kamu ada diruangan ini.
Beberapa menit kemudian jariku mulai menari diatas layar handphoneku. Tak ada balasan.
Tapi aku melihat kamu bergegas, tak teras seulas senyum terlukis dibibirku.

Malam ini sekali lagi dewi fortuna sedang berpihak padaku.
Malam ini kamu dan aku diatas motor yang sama, menyibak malam yang semakin gelap dengan angin yang berhembus menusuk kulitku.
Tuhan, aku ingin lebih lama bersamanya.
Tak terasa kami sudah tiba dirumahku, entah mengapa berat mengakhiri percakapan malam ini.
Malam dimana kita membunuh waktu dengan berceloteh riang.
****


 Rekaman itu mungkin kamu tidak mengingatnya, tapi aku? tentu saja mengingatnya dengan jelas tanpa cela.
Setidaknya aku mempunyai rekam jejak ku bersamamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baskara

Biar aku hangus sendiri

Pernah