Hujan dimalam itu
Bau tanah yang terkena hujan menggoda indra penciumanku Ku hirup perlahan aroma tanah basah yang begitu menenangkan hatiku Perlahan otakku memutar memory tentang kita sewaktu hujan turun Seolah hujan menjadi titik temu antara kamu dan aku saat itu Hujan pula yang menahan kita untuk duduk lebih lama di perempatan toko itu Ah... Aku merindukan saat-saat berdua denganmu Rinduku seketika menyelinap di sela-sela hujan yang membasahi bumi Saat-saat berdua denganmu begitu sederhana untukku Layaknya hati ini , mencintai dengan cara yang sederhana Seperti hujan yang membasahi bumi "kamu lebih suka kita seperti ini?" Suara diujung telepon itu begitu sarat kepedihan Entah mengapa hatiku pilu dan kedua mataku terasa pedih Suara di ujung telepon itu mampu menyesakkan dada Tak terasa kedua mataku berkaca-kaca Telingaku sudah tidak mampu mendengar ucapanmu Suara ku hilang entah kemana , aku tak sanggup bicara lagi Kuputuskan mengakhiri percakapan itu Perlahan kristal ...