Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Surat untuk, D.

Teruntuk kamu, D. Apa kabarmu, D? Baik-baik saja kah? Aku selalu berharap kamu akan selalu baik-baik saja setelah melepaskan aku. Bagaimana dengan perempuanmu? Perempuan yang dulu kamu banggakan didepan aku? Apakah kamu masih bersama dengannya? Perempuan yang mempunyai nilai lebih dimatamu. Hai, D. Barangkali, memang tidak ada yang bisa dijawab waktu, seperti kita yang bukan lagi menjadi kau dan aku, juga kehilangan yang terlalu. Aku masih ingat bagaimana kehilangan yang terlalu itu. Bagaimana kalau kau tanyakan kepada teman-temanku seberapa dalamnya kehilangan beberapa tahun lalu? Oke, kalaupun kamu tidak ingin bertanya kepada mereka biarkan aku memberi tahumu sedikit tentang hal itu. Ketika kamu meninggalkanku tahukah kamu, bahwa aku kehilangan nafsu makanku? Ketika kamu meninggalkanku tahukah kamu, bahwa aku begitu kehilangan konsentrasiku? Ketika kamu meninggalkanku tahukah kamu, bahwa aku mendapati peringkat terbawah? Semua orang memandangiku, D! Mereka melihat seolah-...