Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Percuma

Tidak semua orang benar-benar mampu memahami kamu Tidak semua orang benar-benar mengerti apa mau mu Tidak semua orang bisa melihat kedalam matamu Percuma mengungkapkan apa yang kamu rasa, jika tidak ada satu orangpun yang mengerti. Karena terkadang mereka semua mendengar tapi tidak mampu untuk memahami. Percuma bukan? U deserve to be happy. Take a deep breath. Keep calm, my soul.

Kamu, aku, dan impian kita.

Aku membiarkanmu masuk kedalam hidupku, menyentuh relung hati yang sudah lama tidak tersentuh. Aku membiarkanmu  tenggelam dalam rahasia dan impianku.. Dan aku membiarkan kamu menceritakan apa saja rahasia dan impianmu. Aku mendengarkanmu dalam diam dan mengamini segala impianmu. Aku ingin kamu pergi ke kota impianmu bersamaku. Kelak impian itu nanti akan terwujud bersamaku. Aku ingin ada aku diantara semua impianmu. Dan semoga disetiap impianku yang terwujud kelak, selalu ada kamu disampingku.
Karena tidak semua hal harus diungkapkan. Bersyukurlah karena kamu punya seseorang yang mengerti lelahmu tanpa harus kamu ungkapkan. Bersyukurlah karena kamu punya seseorang yang mengerti mood burukmu tanpa harus bertanya "kenapa?". Bersyukurlah karena kamu punya seseorang yang tidak menyerah hanya karena lelah dan mood burukmu. Karena hubungan kita lebih dari sekedar itu.

Jika berdua

Jika berdua kita bisa bahagia seperti ini, maka sendiri tak akan semenyenangkan ini. Jika berdua ternyata rasanya seperti ini, kenapa baru sekarang? Rasanya tidak terduga akan selama dan semenyenangkan ini. Jika berdua denganmu, rasanya seluruh semestaku ikut terbawa gegap gempita.
Terlalu banyak analogi. Terlalu banyak kekhawatiran. Terlalu banyak pertanyaan tanpa diakhiri jawaban sampai akhirnya terlupakan. Ah namanya juga perempuan... Menyimpan dan terus menyimpan demi kenyamanan sebuah hati. Karena acuh dan tak acuh mungkin lebih baik. Karena terkadang perempuan telalu lelah untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

Perihal cinta,luka, dan kecewa.

Perihal mencintai... Sebelumnya aku harus tau luka apa yang akan aku dapati saat mulai menjatuhkan hati. Aku tidak takut perihal luka yang kamu goreskan ditanganku seperti beberapa waktu silam. Aku hanya takut perihal luka yang kamu goreskan dihati. Aku ingin bicara... Ah mungkin lebih tepatnya bukan berbicara, melainkan mengutarakan. Perihal tingkahmu padaku. Jangan tanamkan luka padaku. Perihal cinta dan luka... Bukankah ketika ada cinta situ ada luka? Perihal bahagia dan kecewa... Bukankah ketika ada bahagia disana terselip kekecewaan? Semestinya aku memahaminya dan menjadi biasa. Membiasakan diri terluka...dan kecewa. May 2016

Selamat hari jadi!

730 hari... Tak terasah  menghabiskan beratus-ratus hari bersamamu. Tak kubayangkan jika tidak lagi kuhabiskan hari-hariku bersamamu. Kamu adalah seseorang yang kucintai dengan sangat. Sementara aku adalah seseorang yang kamu inginkan berlama-lama denganmu. Kelak rencana demi rencana akan terwujud perlahan selama ada kamu...selama ada kita. Bahagia selalu kita ciptakan 730 hari terakhir ini. Terima kasih untuk setiap tangan yang menguatkan. Terima kasih untuk setiap langkah yang berjalan beriringan. Terima kasih untuk setiap bahu yang menjadi sandaranku. Terima kasih semesta. Terima kasih untuk rencanaMu untuk kami 2 tahun yang silam. Selamat hari jadi yang kedua,manis! :) Februari 2016. With love.

Birthday present

Hello 18, 20 years already... Praise God for blessing me with such amazing people until now, Thanks for everyone who wished me happy birthday, escpecially...you! I have a birthday present from the one who i love. I got a new shoes! Jangan liat dari segi harganya, tapi lihat dari ketulusan dan usahanya. Usaha buat ngelilingin toko dan repot-repot buat ngasih birthday present :))) Katanya sih biar bisa menemani setiap langkah kaki kemanapun aku pergi waktu gak sama dia dan biar ingat sama "the man who i love" yang ngasih ini. Sebenarnya, ada atau gak ada birthday present ini aku selalu ingat sama kamu. Dan perihal menemani setiap langkah, akan lebih menyenangkan jika kamu yang menemani aku kemanapun aku melangkah. Bukankah melangkah bersama dan berjalan beriringan akan lebih indah? Dan ketika kita melangkah bersama bukankah itu lebih mudah?  Melangkah pada tujuan yang seirama dan menjadikan masing-masing sebagai tempat tuk pulang, sejauh apapun kita melangkah. Mauka...