Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015
Apa yang perlu ditangisi? Apa yang perlu disedihkan? Bukankah selama dia senang, aku pun senang?

i love You

Hello,Father in Heaven. Thank you for yesterday, i'm very happy. i'm feel i'm nothing special, i'm just broken sinner who needs God's grace. But even thought i'm a sinner You still bless me until now. Even when i don't love You the same way as You do, You still loving me anyway. God, i know without You i'm nothing. All because of You, Jesus. Lord, when i say "Your will be done", let it not merely be words from my mouth but the outpouring of my heart. God, teach me tp keep trying,praying, and surrender. God, embrace me for always next to You You know, i always say "i love You" every night before asleep. But i say it so seriously. God, i love You with all my heart.

untitled

Daripada cuma berakhir jadi draft mending dipost aja yak... Saya gak pernah dan gak akan mau minta sesuatu hal pun pada seseorang karena saya tau mungkin itu sangat merepotkan dan suatu saat nanti orang tersebut akan menyesal pernah memberikannya pada saya. Dan saya cuma mau memberi tau, di jaman sekarang terkadang sulit untuk minta maaf. Nyinggung orang dikit pasti dibilang baper, bukannya minta maaf. Beda baper dengan apresiasi suatu karya. Karena suatu karya itu untuk dihayati,diresapi, diambil intinya. Sama seperti ketika kamu membaca suatu karya dan tersentuh, itu bukan baper. Tapi kamu menghayati dan meresapi setiap susunan kata yang ditulis oleh orang tersebut. Sebenernya saya bingung apa yang dimaksud anak-anak jaman sekarang dengan baper. Penggunaan kata baper itu untuk apa?