Aku menyukaimu tanpa kau sadari
Hai...
Tadi pagi aku memikirkannya didepan cermin dengan menatap kantung
mataku yang semakin menebal akibat terlalu banyak begadang.
Terlalu banyak percakapan yang kita lakukan hingga pagi menjelang
.
Terlalu banyak tanya yang kau hadirkan dalam benak ku,
Mengapa disetiap lelahmu, masih kau sempatkan untuk mendengar
ocehanku?
Mengapa selalu ada ucapan "selamat pagi" mu mengisi
kotak masukku?
Mengapa kamu membuat hatiku berbelok kepadamu bukan kepadanya?
Tak ada seorangpun yang tau bahwa kau sempat merebut rasa ini.
Tuhan memang Maha pembolak-balik kan hati manusia.
Memang sulit jika rasa disandingkan dengan logika.
Terlalu banyak canda yang terjadi diantara kita.
Sampai-sampai tak jelas mana maya, mana nyata. Mana canda, mana
fakta.
Sudah terlalu larut membicarakan kita yang bahkan tidak pernah
menjadi kita.
Aku bukan Tuhan yang apa aku ingini dapat aku miliki.
Bila di tangan Tuhan aku tak pantas bersamanya, untuk apa aku
memaksa diri untuk bersamanya?
Aku tidak menuntut agar kau membaca ini atau sekedar tau rasa ini.
Tapi cukup untuk ku utarakan perasaan ini, bahwa aku menyukaimu tanpa kau
sadari.
13 Februari 2014
Komentar
Posting Komentar