senja di tepi pantai



langitpun berubah menjadi kemerahan
tapi aku seolah tak melihatnya
aku terus menyusuri bibir pantai
angin berhembus manja
meniup-niup rambut ku yang kemerahan
jejak kakiku perlahan menghilang tersapu ombak

deburan ombak yang menyapu pantai membuatku termenung
termenung akan dirimu yang jauh disana
ya disana...bersama dia
hatiku pilu mengingatmu , namun tak ada lagi yang bisa ku perbuat
aku layaknya karang yang terus-menerus dihantam ombak

sampai kapan aku seperti ini ?
tenggelam dalam sakit yang tak pernah ku tahu kapan berakhirnya

iringan burung-burung camar mewarnai senja ku
deburan ombak yang menjilati bibir pantai mengisi keheninganku
mentaripun perlahan kembali keperaduan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua puluh delapan kedua.

Perihal cinta,luka, dan kecewa.

Percayalah