Duhai Yang Maha Kuasa

Aku tidak mengerti apalagi yang harus aku katakan, kali ini aku membiarkan aksaraku untuk berkata.

Entah dimulainya rasa itu sepertinya sudah cukup lama aku pendam sendirian.
Tiba-tiba kamu tiba dan mengubah yang tiada menjadi ada, seperti cinta misalnya.
Kamulah tempat pandangan kornea perlahan-lahan berpusat.
Kamulah yang mengubah luka menjadi suka.
Kamulah yang
Kepada kamulah aku mulai belajar kembali menitipkan hatiku.

Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa.
Kini kuletakkan percaya pada tingkat pertama diatas segalanya.
Jika seandainya kecewa lagi-lagi tiba, aku percaya bahwa itu adalah cara Mu mendewasakanku.

Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa.
Aku percaya bahwa dia pria ku, bila hadirnya membuatku lebih dekat dengan Mu.
Duhai Yang Maha Kuasa, Sang pembolak-balik rasa.
Semoga tak hanya aku, dia pun Kau sayangi.
Semoga tidak ada lagi hati yang jatuh perlahan...semoga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baskara

Biar aku hangus sendiri

Pernah