Postingan

Saya rindu...

"Uang itu bisa beli segalanya, tapi tidak dengan kebahagiaan." Terkadang saya capek dengan keluhan seputar itu-itu saja. Tidak memandang pagi, siang, dan juga malam. Saya rindu masa kecil saya. Meskipun harus hidup secara nomanden demi hidup yang lebih baik, setidaknya tidak ada hal "seperti ini'. Saya rindu main dikebun dan memberi makan anjing-anjing. Saya rindu menonton layar tancap. Saya rindu naik motor berlima tanpa keluhan. Saya rindu tidur berlima dalam satu kamar beralaskan kayu tanpa merasa sempit. Saya rindu berkumpul bersama dan berdoa bersama. Saya rindu akan hal-hal dahulu. Saya rindu..... Sekarang dengan uang saya tidak mungkin membeli hal-hal tersebut. Bahagia itu sederhana, sesederhana ketika saya kecil dulu.

Teruntuk kamu yang saat ini sedang mendampingiku.

Terima kasih teruntuk kamu yang saat ini sedang mendampingiku melewati belasan bulan terakhir ini. Terima kasih telah menggenapkanku. Terima kasih untuk setiap genggaman yang tidak pernah kamu lepaskan disaat suka maupun duka. Mulai dari masalah besar hingga emosi ketika PMS kamu tidak pernah pergi. Terima kasih telah setia disisiku. Kamu memang bukan pria romantis yang setiap hari memberikanku mawar. Tetapi kamu selalu mengusahakan yang terbaik untukku hal kecil sekalipun. Kamu adalah pria baik yang tidak pernah membiarkanku pulang dalam keadaan terbelit amarah. Kamu adalah pria yang berbesar hati untuk menyelesaikan masalah sebelum menutup pertemuan hari itu. Disaat hariku dipenuhi dengan duka dan aku tidak memiliki semangat untuk kembali bangkit, aku tahu kemana harus mencarinya. Kamu...adalah tempat pertama yang akan aku tuju saat aku membutuhkan suntikan semangat. Bertemu denganmu adalah hal istimewa untukku, Terima kasih untuk setiap waktu yang kamu sediakan untukku....

Selamat setahun pertama!

Ini tahun pertama kita bersama, meskipun sudah lewat 6 hari. Tepat setahun lebih 6 hari lalu, tanggal ini menjadi awal mula segalanya. Tanggal ini menjadi bukti kalo kita tidak perlu mencari-cari lagi. Tanggal ini menjadi awal sebuah kenangan. Tanggal ini merupakan awal dari sebuah keyakinan. Terima kasih untuk pertanyaan yang berbelit-belit setahun yang lalu,sayang. 365 hari di tahun pertama sudah kita lewati bersama. Namun, kita belum usai. Masih ada 365 hari lagi di tahun-tahun selanjutnya yang harus kita lewati lagi. Terima kasih untuk hubungan yang lebih didominasi bahagia selama setahun ini. Terima kasih sudah selalu ada. Rasanya terima kasih tak cukup untuk menggambarkan perjalanan selama setahun ini. Terlalu banyak kebahagian, pelajaran, pengalaman, dan hal-hal manis lainnya yang tidak dapat diungkapkan. Terima kasih, Raynaldo Roberto Latuheru, karena telah menunjukkan rupa bahagia yang ternyata bertahan lama. Teruslah menjadi kebahagiaan yang membuatku sadar bahwa tidak a...

Maaf

Selamat malam, kesayanganku. Entah mengapa aku masih menyesali pertengkaran kita beberapa pekan lalu. Masalah sepele yang berujung perdebatan, dan menganggap betapa kita merasa saling benar. Dan pada akhirnya kita menumpahkan perasaan kita yang sebenarnya tanpa peduli jika itu terdengar menyakiti. Padahal dulu kita saling mengalah tanpa harus berdebat. Maafkan perilaku dan nada tinggiku pada beberapa pekan lalu. Nyatanya aku masih mudah tersulut emosi. Paling tidak kini aku mengerti apa maumu. Namun kita masih harus banyak belajar untuk lebih dewasa dan mengungkapkan perasaan dengan kepala dingin. Semoga pertengkaran itu tidak mengurangi rasa yang ada pada diri kita. Semoga kita akan tetap terus tumbuh bersama. Kelak masih ada dua delapan selanjutnya, bukan?

Let it flow! :D

Setelah menulis ini, semoga paru-paru kembali bernafas dengan lega. Tidak ada lagi air mata yang terjatuh. Bukannkah setiap orang pernah merasa lelah? Bukankah semua orang pernah merasa jatuh? Let it flow. Hidup masih terus berlanjut! Nikmatin semua proses yang ada. :) Setiap orang memang harus "dijatuhkan" agar mengerti caranya berdiri kembali.

Selamat bertambah umur, sayang.

Gambar
Selamat bertambah umur, lelaki kesayanganku. Usiamu telah bertambah satu tahun, tapi bukan itu intinya. Usiamu akan terus bertambah, sayang. Tapi tetaplah ingat apa yang telah kamu lalui, tak akan terulang kembali terlebih untuk satu tahun yang telah berlalu ini. Gunakanlah waktumu sebaik-baiknya, sayang. Terima kasih telah mengajarkanku banyak hal. Terima kasih karena tak bosan memahamiku dan mengertiku. Terima kasih untuk setiap cinta yang kamu berikan sehingga aku merasa disayang dan diistimewakan. Terima kasih untuk setiap pengorbananmu. Terima kasih untuk setiap semangat yang kamu berikan. Terima kasih untuk setiap kesabaranmu.Terima kasih untuk setiap hal-hal manis yang telah kamu berikan. Terima kasih karena telah menunjukkan rupa-rupa bahagia yang ternyata mampu bertahan lama, aku bersyukur sekali. Terima kasih telah menjadi yang terbaik. Kamu ialah yang terbaik, yang memampukan aku jatuh cinta berulang-ulang pada sosok yang sama. Tetaplah menjadi lelaki terbaikku, keban...

Jatuh cinta berulang kali.

" Kamu boleh jatuh cinta berulang kali, tetapi hanya dengan orang yang sama, bukan dengan orang yang berbeda" Masih dengan orang yang sama...orang yang membuat saya menjatuhkan hati sepuluh bulan yang lalu. Masih dengan perasaan yang sama, kepercayaan yang sama, dan tidak pernah berubah. Bersamamu aku merasakan jatuh cinta berulang kali. Kamu tau? Jatuh cinta berulang kali dengan orang yang tepat itu menyenangkan. Aku ingin terus jatuh cinta dengan orang yang sama setiap harinya, memulai hari dengan sebuah pelukan dan menutup hari dengan saling bercerita dan bertukar pikiran, hingga akhirnya melepas lelah bersamaan.