aku terus menunggumu
hujan telah turun sejak kereta berangkat dari stasiun
aku mendesah pelan dan kembali menatap ke arah daun yang basah berlinangan rintik air
dimana kamu? aku terus menunggumu di tempat ini
diluar masih hujan , matahari rupanya enggan menampakan sinarnya
dimana kamu? harus berapa lama lagi aku menunggumu ditempat ini?
udara dingin mulai menyergapku
mataku mulai berkaca-kaca menunggumu
dimana kamu?
aku terus menuggumu ditempat ini
menunggumu sampai datang menjemputku
hari kian gelap dan aku mulai gelisah
tak tampak sedikitpun batang hidungmu
aku terus menunggumu...
ditemani cahaya lampu yang kian meredup
aku terus menunggumu...
ditemani puluhan orang yang berlalu lalang di stasiun ini
aku terus menunggumu...
ditemani gemrecik air hujan yang turun
aku terus menunggumu....
ditemani laju kereta yang kian menderu
aku terus menunggumu....
ditemani pepohonan yang berdiri kokoh dihadapan stasiun ini
aku terus menunggumu....
sampai kamu datang menjemputku
Komentar
Posting Komentar