Postingan

Hari bersamamu

Malam ini aku duduk bersandar pada kursi kayu yang terasa dingin ,  sembari memandang langit yang begitu indah . Tapi entah mengapa langit malam ini tak seindah waktu kita bersama. Bukankah kita pernah bersandar pada kursi kayu yang sama sebulan yang lalu? Bersama-sama membunuh dinginnya kota kembang saat itu . Bersama-sama membunuh sepi yang tercipta di dini hari itu . Malam ini udara terasa dingin akibat hujan yang mengguyur kotaku tadi sore Aku merapatkan jaketku dan mulai menyeruput coklat panasku Kamu ingat? Saat kita bersama-sama berjalan menyusuri kota kembang malam itu? Bersama-sama membunuh sunyi dengan obrolan kecil kita pada saat itu. Saat itu kita hanya berjalan dalam gelap , menikmati dinginnya malam. Saat itu aku mengaitkan jemariku kedalam jemarimu , seolah aku akan menemukan kehangatan dalam setiap jemarimu. Jam menunjukkan pukul 02.00 dini hari tapi kita masih belum terlelap. Bersama-sama kita masih menikmati hangatnya segelas pop mie u...

08 Juli 2013

Suara detik jarum jam terus berdetak Termenung ku dalam kesunyian yang seolah-olah dapat membunuhku Tetesan air mata mulai mengalir dikedua pipiku Masih terasa dalamnya goresan itu Goresan yang menyebabkan luka...dalam dan merobek Dulu harapku , takkan ada lagi luka jika aku bersamamu Tapi semua hanyalah harap Seharusnya aku tak pernah menaruh harap , jika ternyata dikecewakan Aku mohon , bekukan hati ini dan lenyapkan perasan ini Agar aku tak bisa mencinta lagi Aku lelah meratapi setiap malamku seperti ini Aku lelah terus-menerus bergelut bersama kesedihanku ini

ingatkah kamu

Hai perkenalkan... Kita dalah sepasang insan yang awalnya saling memahami , sebelum akhirnya saling menyakiti Apakah kamu melupakan hari hari yang pernah kita lalui bersama? Apakah kamu melupakan masa-masa dimana kamu jatuh bangun memperjuangkan perasaanmu didepan ku? didepan mereka? Ingatkah kamu , hari dimana kamu bulatkan tekadmu untuk memilikiku seutuhnya? Ingatkah kamu , hari-hari dimana kamu meyakinkanku agar aku tak perlu takut? Ingatkah kamu , kita pernah sama sama menutup mata , menutup telinga , dan meniadakan ucapan-ucapan mereka yg berusaha memisahkan kita? Ingatkah kamu , aku pernah membantumu berdiri ketika roda berputar kebawah? Ingatkah kamu , kita pernah saling menguatkan diatas setiap luka yang tercipta diantara kebersamaan kita? kamu pernah mengatakan "ini semua bukan tentang kita dan mereka tetapi tentang aku dan kamu , hanya tentang kita"  namun pada akhirnya kamu lupa memahami dari setiap kata yang telah kamu ucapkan itu. Ingatkah kamu ,...

kepada kamu

Sudah se dini ini tapi mataku sulit untuk terpejam , memikirkan kamu . memikirkan kita . Setiap mataku terpejam , selalu terlintas bayangan tentang kamu dibenak ku. Aku lelah dengan semua perdebatan kita , Aku lelah dengan semua masalah yang datang silih berganti , apa kamu merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan? Kepada kamu , yang aku cintai dengan segenap hati. Ada yang ingin aku katakan , tentang kejujuran hati yang tak pernah bisa langsung ku ungkapkan kepadamu. Jika kelak nanti kamu merasa terabaikan oleh kesibukanku , mengertilah . Mungkin kamu pernah mengabaikanku dengan kesibukanmu , tapi aku tetap berusaha agar kita terus bersama. Jika kelak nanti kamu melihat aku terdiam tanpa sepatah katapun kepadamu , mengertilah. Aku mulai lelah dengan setiap perdebatan yang terjadi , yang penuh emosi, dan...luka. Jika kelak nanti kamu mulai merasa apa yang kita jalani tanpa tujuan , ingatlah. Kita pernah memutuskan dan berkomitmen untuk bersama , ...

Bahagia itu sederhana...

Gambar
Setiap manusia berhak untuk bahagia . Bahagia dengan pilihannya . Bahagia dengan seseorang yang akan mendampinginya kelak . Bahagia itu Tuhan yang ciptain dengan kadar yang sama dan cara yang berbeda kepada setiap orangnya . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika hujan turun seperti apa yang kamu harapkan. Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu menggengam tanganku . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika sebuah keluarga berkumpul menjadi satu . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika seseorang memberikan coklat kepadamu . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu mengucapkan “Aku sayang kamu”. Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu mampu berhasil menyusun rubik secara  sempurna . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu merengkuhku kedalama pelukanmu . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu tersenyum kepadaku . Bahagia itu sederhana , sesederhana ketika kamu mengecup kening , pipi , dan bi...

aku terus menunggumu

hujan telah turun sejak kereta berangkat dari stasiun aku mendesah pelan dan kembali menatap ke arah daun yang basah berlinangan rintik air dimana kamu? aku terus menunggumu di tempat ini diluar masih hujan , matahari rupanya enggan menampakan sinarnya dimana kamu? harus berapa lama lagi aku menunggumu ditempat ini? udara dingin mulai menyergapku mataku mulai berkaca-kaca menunggumu dimana kamu? aku terus menuggumu ditempat ini menunggumu sampai datang menjemputku hari kian gelap dan aku mulai gelisah tak tampak sedikitpun batang hidungmu aku terus menunggumu... ditemani cahaya lampu yang kian meredup aku terus menunggumu... ditemani puluhan orang yang berlalu lalang di stasiun ini aku terus menunggumu... ditemani gemrecik air hujan yang turun aku terus menunggumu.... ditemani laju kereta yang kian menderu aku terus menunggumu.... ditemani pepohonan yang berdiri kokoh dihadapan stasiun ini aku terus menunggumu.... sampai kamu datang menjemputku

Rintik air hujan

Gambar
Rintik air diluar pelengkap kesendirian Aroma tanah basah penghibur kesepian Di depanku air berjatuhan Dibenakku kenangan terbingkai dalam bayangan Aku tertawan hujan Aku tertawan kedinginan Aku tertawan kegelisahan Dalam diam... Dalam kesepian... Dedaunan basah dan bergoyang tertiup angin Dan hujanpun tak kunjung berhenti